Budidaya Buah Naga

Budidaya Buah Naga – Buah naga merupakan buah yang kini banyak dibudidayakan, selain memiliki rasa manis yang khas ternyata buah naga juga memiliki banyak manfaat atau khasiat bila mengkonsumsinya. Berbagai khasiat seperti mencerahkan dan melembabkan kulit, membersihkan racun tubuh hingga menjadikan awet muda bisa didapatkan dengan mengkonsumsi buah naga.

Budidaya Buah Naga

Dengan permintaan pasar yang semakin tinggi membuat banyak petani yang mulai membudidayakan buah naga. Bila Anda ingin melakukan budidaya buah naga baik dalam skala besar maupun untuk kebutuhan pribadi, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan yaitu :

  1. Persyaratan Tumbuh Tanam

Buah naga adalah jenis tanaman yang ditanam pada dataran rendah mulai dari 20 – 500 mdpl. Pastikan tanah yang digunakan bertekstur gembur, porous, banyak mengandung bahan organik clan dan unsur hara. Tanah yang digunakan untuk budidaya sendiri haruslah memiliki nilai pH antara 5 – 7 pH, oleh karena itu pastikan pH tanah tersebut sesuai dengan mengukurnya menggunakan soil pH meter / pH meter khusus untuk tanah. Pastikan tanaman mendapatkan air yang cukup, bila kurang tanaman akan mati dan terlalu berlebihan dapat membusuk. Selain itu tanaman buah naga juga memerlukan penyinaran cahaya matahari penuh guna mempercepat proses pembungaan.

  1. Persiapan Lahan

Jenis tanaman buah naga tidak mempunyai batang primer yang kokoh, karena persiapkan tiang untuk menopang tanaman buah naga. Tiang dapat Anda buat dengan kayu maupun beton yang ukurannya 10 cm x 10 cm dengan tinggi 2,5 meter dimana yang setengah meter ditancapkan ke dalam tanah lebih dahulu. Berikan besi yang berbentuk lingkaran pada ujung bagian atas dari tiang penyangga untuk menopang cabang tanaman.

Persiapkan Wbang tanah dengan ukuran 40 x 40 x 40 cm dengan jarak tanam 2 m x 2,5 m saat satu bulan sebelum penanaman tanaman. Sebagai gambarannya dalam 1 hektar lahan terdapat sekitar 2.000 lubang tanam penyangga. Kemudian setiap tiang / pohon penyangga itu dibuat 3 – 4 Lubang tanam dengan jarak sekitar 30 cm dari tiang penyangga kemudian berikan pupuk kandang yang masak sebanyak 5 – 10 kg yang dicampur dengan tanah.

  1. Persiapan bibit dan penanaman

Bibit tanaman buah naga bisa didapatkan dengan melakukan penyetekan tanaman maupun dari biji. Umumnya para petani mendapatkan biji menggunakan cara penyetekan. Proses ini membutuhkan batang tanaman dengan panjang 25 – 30 cm yang ditanam dalam polybag dengan media tanam berupa campuran tanah, pasir clan pupuk kandang yang perbandingannya 1 : 1 : 1. Ini menjadi media tanam bibit tanaman buah naga selama 3 bulan pertama sebelum dipindahkan ke lahan yang telah dipersiapkan.

  1. Pemeliharaan : proses ini terdiri dari
  • Pengairan

Penyiraman atau pengairan tanaman pada 3 bulan pertama dilakukan sebanyak 2 kali sehari, hal ini untuk mencegah tanaman buah naga membusuk karena air yang berlebihan.

  • Pemupukan

Pupuk yang digunakan pada tanaman buah naga adalah jenis pupuk kandang. Pemberian pupuk ini dilakukan selama 3 bulan sekali sebanyak 5 – 10 Kg.

  • Pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (OPT)

Sementara belum ditemukan adanya serangan hama clan penyakit yang potensial maka pembersihan lahan atau pengendalian gulma dilakukan agar tidak mengganggu pertumbuhan tanaman.

  • Pemangkasan

Setelah batang utama atau batang primer mencapai tinggi tiang penyangga atau sekitar 2 m maka pangkaslah, lalu clan ditumbuhkan 2 cabang sekunder. Kemudian dari masing – masing cabang sekunder dipangkas lagi dan clan ditumbuhkan 2 cabang tersier yang berfungsi sebagai cabang produksi.

  1. Panen

Setelah tanaman berumur sekitar 1,5 – 2 tahun maka tanaman akan mulai berbunga dan berbuah, saat kulit buah berwarna merah, mengkilap, jumbai / sisik berubah warna dari hijau menjadi kemerahan maka buah naga dapat segera dipanen.

Buah yang dipanen adalah buah pada 2 tahun pertama dan sudah berumur sekitar 50 hari setelah muncul. Lakukan pemanenan dengan memotongnya menggunakan gunting. Biasanya setiap tiang penyangga dapat menghasilkan buah sebanyak 8 – 10 buah dengan berat 400 – 650 gram. Bulan September hingga Maret biasanya merupakan masa panen buah naga, tanaman ini mempunyai masa produktif sekitar 15 – 20 tahun.