Cara Timbal Meracuni Manusia

Cara Timbal Meracuni Manusia – Unsur logam berat merupakan salah satu polutan yang berbahaya bagi manusia bahkan WHO dan FAO merekomendasikan untuk tidak mengonsumsi makanan laut (seafood) yang tercemar logam berat.

Logam berat ini bila masuk ke dalam tubuh kita maka dapat menyebabkan penyakit berbahaya dan dapat terakumulasi di dalam tubuh karena tidak dapat dicerna dan bila dibiarkan dapat menyebabkan kematian.

Air raksa atau mercury (Hg), Kadmium (Cd), Timbal (Pb), Tembaga (Cu) adalah beberapa contoh unsur logam berat yang berbahaya bagi tubuh manusia. Dan yang akan dibahas kali adalah logam berat yaitu timbal atau timah hitam atau plumbun dengan penulisan Pb.

Sumber Timbal (Pb)

Pada lapisan kerak bumi merupakan sumber alami dari logam berat timbal ini, dan dapat juga berasal dari aktivitas manusia yang jumlahnya dapat mencapai 300 kali dari jumlah alami pada lapisan kerak bumi.

Timbal juga banyak ditemukan diperairan dimana sumber utamanya adalah dari sisa pembakaran bahan bakar bensin. Pembakaran minyak dan gas bumi juga dapat menyebabkan pencemaran timbal di atmosfer bumi kita.

Kemudian timbal yang terkumpul di atmosfer ini akan jatuh ke bumi dan laut melalui hujan. Oleh karena itu kini banyak negara yang mengurangi penggunaan minyak dan gas bumi untuk mengurangi polusi timbal di lapisan atmosfer.

Sumber lain dari timbal juga dapat berasal dari industri yang menggunakan timbal sebagai bahan pembuatan pipa air yang tahan korosi, bahan pembuat cat dan baterai hingga campuran bahan bakar bensin.

Mekanisme Penyebaran Timbal Terhadap Tubuh Manusia

Bahaya timbal di dalam tubuh dapat menyebabkan rusaknya perkembangan otak pada anak – anak, tersumbatnya sel darah merah, anemia dan terganggunya organ tubuh lainnya.

Unsur timbal ini dapat terakumulasi di air dan organisme laut dan dapat masuk ke dalam tubuh manusia melalui konsumsi makanan, minuman, udara, air yang telah tercemar. Timbal yang masuk ke dalam tubuh akan terakumulasi karena proses absorpsinya yang sangat lambat dan akan menyebabkan keracunan.

Dampaknya adalah organ tubuh seperti aorta, hati, ginjal, pankreas, tulang, limpa, testis, jantung, paru – paru dan otak dapat terganggu fungsinya. Sifatnya yang lunak dan lentur membuat timbal sangat rapuh dan mengkerut pada suhu dingin.

Timbal juga sulit larut pada air dingin maupun panas, bahkan dalam air asam sekalipun seperti asam nitrit, asam asetat dan asam sulfat pekat. Lingkungan di sekitar daerah industri juga merupakan tempat yang sangat rawan terkena pencemaran timbal.

Keberadaan Timbal (Pb) dalam Perairan

Seperti yang telah dijelaskan di atas bahwa kandungan timbal di perairan dapat berasal secara alami maupun aktivitas manusia. Masuknya timbal yang telah terkristalisasi di atmosfer melalui air hujan dan proses korosifikasi dari batuan mineral akibat hempasan gelombang dan angin dapat menjadi jalan masuk timbal ke badan air.

Timbal yang mencemari perairan ini akan mencemari tanah dan organisme di sekitarnya termasuk ikan dan tumbuhan. Oleh karena itu pengujian kualitas air pada daerah rawan tercemar timbal merupakan hal yang penting. Tentu perairan yang tercemar timbal tidak dapat diketahui secara kasat mata, namun membutuhkan penelitian di laboratorium.

Biasanya dinas terkait akan mengambil sampel air untuk diteliti, kemudian sampel ini akan diuji menggunakan alat spektrofotometer untuk meneliti kandungan unsur logam berat timbal di dalam sampel tersebut. Alat tersebut juga dapat digunakan untuk menguji kandungan timbal dalam darah seseorang. Oleh karena itu kita harus mulai mewaspadai air yang kita konsumsi apakah bebas dari timbal atau tidak.