Pengaruh Blood Alcohol Concentration dalam Tubuh

Pengaruh Blood Alcohol Concentration dalam Tubuh

Banyak sedikitnya seseorang minum alkohol, kini dapat diukur lewat hembusan nafas. Hanya dengan meniupkan nafas, maka akan terlihat kadar alkohol seseorang itu, apakah mabuk ringan, mabuk sedang, atau mabuk berat.

BAC = Blood Alcohol Concentration adalah Konsentrasi alkohol dalam darah anda bisa memilih berbagai product alkohol tes.
waktu pengukuran yang diperlukan memiliki cukup alkohol dalam darah adalah lima menit dari minum-minum, ada cukup alkohol dalam darah Anda untuk mengukur. BAC ditentukan oleh seberapa cepat alkohol diserap, didistribusikan, dimetabolisme, dan diekskresikan.

Alkohol menyebabkan orang untuk makan lebih banyak. Penelitian telah menunjukkan bahwa dalam jangka pendek, alkohol merangsang asupan makanan dan juga dapat meningkatkan perasaan subjektif dari kelaparan. Penelitian lain telah menunjukkan bahwa efek stimulasi alkohol terhadap asupan makanan dikendalikan oleh regulasi hormon kenyang dan kekenyangan, seperti hormon leptin. Apapun penyebabnya, hasilnya adalah sama, orang mengkonsumsi lebih banyak makanan ketika mereka telah mengkonsumsi alkohol.

Alkohol murni memiliki sangat sedikit bau. Ini adalah metabolisme zat lain dalam minuman beralkohol yang menghasilkan sebagian besar bau. Hal ini menjelaskan mengapa orang yang minum dalam jumlah besar tinggi-bukti vod*ka (bentuk yang lebih murni alkohol) mungkin hanya memiliki bau samar alkohol pada nafas. Di sisi lain, orang yang minum jumlah yang sederhana bir mungkin memiliki bau yang kuat dari alkohol pada nafas ini yang menjadi koreksi apabila membenarkan bau alkohol pada nafas menunjukkan konsentrasi alkohol darah tinggi (BAC) adalah pengertian yang salah. adapun kesatuan kepolisian lalu lintas banyak menggunakan Drager Alcotest. Pada 0,05% BAC, keputusan seseorang menjadi terganggu, Pada 0,20% BAC, seseorang cenderung memiliki penglihatan ganda dan Pada 0,40% BAC, seseorang mungkin berada dalam keadaan koma.

Pengaruh Blood Alcohol Concentration dalam Tubuh

Alkohol-tesPemakaian alkohol sesuai BAC (Blood Alcohol Content) atau batas kadar alkohol dalam darah melebihi 0.05% dapat mengakibatkan berkurangnya depresi & konsentrasi, pikiran menjadi lebih relax, menambah sedikit rasa percaya diri, menjadi banyak berbicara/mudah untuk berterus terang, kurang berhati-hati dalam mengambil keputusan (!), berkurangnya fungsi keseimbangan tubuh.

Sedangkan pemakaian dalam batas kadar darah melebihin 0.1% akan mengakibatkan terganggunya fungsi motorik, hilangnya keseimbangan, emosi yg bergejolak (mudah menjadi sedih atau marah), tindakan brutal, susah untuk berkata-kata, hilangnya daya tangkap otak, muntah-muntah, bahkan bisa menjadi tidak sadar diri. Jika kadarnya melebihi 0.3% bisa mengakibatkan kematian.

Pemakaian alkohol pada saat mengendarai kendaraan atau mesin yg berbahaya sering mengakibatkan kecelakaan yang fatal maupun kematian karena susahnya untuk berkonsentrasi dan mengambil keputusan dengan cepat. Pada 0,05% BAC: Kehilangan pengendalian emosi, vivaciousness, gangguan ringan penghakiman Pada 0,10% BAC: pidato slurring, hilangnya kontrol motorik halus (seperti menulis) Pada 0,20% BAC: Sangat pidato cadel, kesulitan berjalan, penglihatan ganda , kehilangan memori Pada 0,30% BAC: stupor, dalam mendengkur, sulit untuk membangkitkan Pada 0,40% BAC: koma, mengompol, tekanan darah rendah, napas tidak teratur Pada 0,50% BAC: Kematian kemungkinan besar dari tekanan darah rendah, bernapas ditangkap, atau tenggelam dalam muntahan.

Berikut beberapa faktor yang mempengaruhi kecepatan metabolisme dan penyerapan alkohol oleh tubuh manusia, antara lain :

  • Jenis dan besar kadar alkohol yang diminum.
    • Makin tinggi kadar alkohol yang diminum maka makin cepat dan banyak alkohol yang dapat diserap oleh tubuh manusia. Jenis minuman alkohol juga menentukan besar kadarnya.
  • Jumlah alkohol yang diminum.
    • Makin banyak alkohol yang diminum maka makin tinggi kadar alkohol yang dapat ditemukan dalam tubuh.
  • Keadaan mukosa lambung dan usus.
    • Adanya makanan dan jenis makanan tertentu dalam lambung saat mengkonsumsi alkohol dapat penyerapan. Jumlah alkohol yang dapat diserap tergantung pada seberapa cepat lambung mengkosongkan isinya. Jika seseorang minum alkohol setelah makan (makanan yang mengandung karbohidrat, protein dan lemak), maka kecepatan alkohol yang dapat diserap tubuh menjadi tiga kali lebih lambat daripada saat lambung dan usus kosong.
  • Jumlah kandungan air dalam tubuh.
    • Semakin besar tubuh manusia semakin banyak kandungan air di dalamnya karena hampir 2/3 dari berat badan manusia terdiri dari air. Alkohol dapat bercampur dengan air sehingga kepekatan alkohol dalam darah berkurang.
  • Berat badan manusia.
    • Respon tubuh terhadap alkohol antara orang kurus dan gemuk adalah berbeda. Hal ini disebabkan orang yang lebih kurus dan kecil mempunyai volume atau jumlah darah yang lebih sedikit dan organ hatinya juga lebih kecil. Oleh karena itu, level alkohol dalam darah yang mengalir ke organ hati akan lebih besar dan mungkin akan lebih besar lagi saat darah mengalir meninggalkan organ tersebut.
  • Jenis kelamin.
    • Metabolisme dan penyerapan alkohol pada wanita berbeda dengan pria. Wanita mempunyai konsentrasi alkohol darah (BAC) lebih tinggi setelah mengkonsumsi minuman beralkohol yang sama banyaknya dengan yang dikonsumsi oleh seorang pria. Kemampuan alkohol dalam tubuh wanita untuk memetabolisme enzim ADH dalam perut lebih lemah daripada pria. Selain itu, wanita memiliki kemungkinan yang lebih besar untuk terjadinya penyakit hati, kerusakan otot jantung dan kerusakan otak. Wanita juga memiliki kandungan air dalam tubuh lebih sedikit dari pria, sehingga konsentrasi alkohol dalam darah lebih besar jika minum dengan jumlah yang sama dan berat badan juga sama dengan seorang pria.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here